Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas menguat seiring ancaman penutupan pemerintah
Wednesday, 1 October 2025 03:42 WIB | GOLD |GOLD

Emas menguat selama sesi Amerika Utara pada hari Selasa, namun masih di bawah rekor tertinggi yang dicapai di sesi Asia di $3.871. Di tengah kekhawatiran penutupan pemerintah AS, data ketenagakerjaan menegaskan kembali ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). XAU/USD diperdagangkan pada $3.846, naik 0,35%.

Harga emas batangan stabil karena pelemahan Dolar AS menopang permintaan safe haven
Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan di AS sedikit meningkat tetapi melebihi perkiraan. Sementara itu, Indeks Kepercayaan Konsumen dari Conference Board menunjukkan bahwa masyarakat Amerika semakin pesimis terhadap kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja saat ini.

Reli emas batangan didorong oleh pelemahan Dolar AS yang meluas, di tengah ancaman penutupan pemerintah federal. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah berdiskusi dengan baik dengan para pemimpin Kongres dari Partai Demokrat, Schumer dan Jeffries, tetapi mengatakan bahwa ia mengantisipasi adanya penutupan pemerintah.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengungkapkan pada hari Senin bahwa penutupan pemerintah akan menunda pengumuman data ketenagakerjaan.

Ekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan 29 Oktober tetap tinggi, mencapai 96% untuk penurunan suku bunga 25 basis poin dan peluang 4% untuk mempertahankan suku bunga.

Menjelang pertemuan tersebut, agenda akan menampilkan serangkaian pidato The Fed, Perubahan Ketenagakerjaan Nasional ADP AS, PMI Manufaktur ISM, Klaim Pengangguran Awal, dan Data Penggajian Non-Pertanian untuk bulan September.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS